Agama, Politik, dan Kebijakan Publik di Indonesia: Relasi Kekuasaan, Demokrasi, dan Kehidupan Keagamaan membahas hubungan agama, politik, kekuasaan, demokrasi, dan kebijakan publik dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Buku ini menunjukkan bahwa agama tidak terpisahkan dari ruang publik, baik sebagai sumber nilai, identitas, legitimasi, maupun kekuatan sosial. Namun, agama dapat menjadi kekuatan moral yang mendorong keadilan, solidaritas, dan kemaslahatan, sekaligus dapat dipolitisasi untuk kepentingan kekuasaan dan mobilisasi identitas.
Pembahasan dilanjutkan dengan kajian tentang kekuasaan dan legitimasi, institusi politik, partisipasi masyarakat, kartelisasi politik, oligarki, oposisi, representasi, serta dinasti politik. Buku ini juga mengangkat relasi agama, adat, dan politik lokal melalui peran elit simbolik, ritual, dan modal sosial.
Pada bagian akhir, buku menawarkan pentingnya menata relasi agama, politik, dan kebijakan publik dengan menempatkan agama sebagai sumber etika, bukan instrumen dominasi. Demokrasi diarahkan pada kekuasaan yang terbuka, akuntabel, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.



Ulasan
Belum ada ulasan.