Strategi SDM di Era AI dan Kerja Hibrid membahas perubahan pengelolaan sumber daya manusia di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomasi, analitik data, dan pola kerja hibrid. Transformasi tersebut tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, tetapi juga memengaruhi bagaimana organisasi merekrut, mengembangkan, mempertahankan, dan mengevaluasi talenta.
Buku ini menawarkan pendekatan human-centered yang memadukan pemanfaatan teknologi dengan pertimbangan manusia. AI dan data ditempatkan sebagai pendukung pengambilan keputusan, sementara empati, keadilan, konteks, akuntabilitas, dan kepercayaan tetap menjadi landasan dalam mengelola manusia di tempat kerja.
Pembahasan dimulai dari transformasi fungsi SDM dan rekrutmen berbasis AI, kemudian berlanjut pada pengembangan kompetensi melalui upskilling, reskilling, dan pembelajaran adaptif. Buku ini juga mengulas strategi retensi talenta dan employee experience, pengelolaan kinerja dalam kerja hibrid, kepemimpinan tim multigenerasi dan multikultural, hingga kesejahteraan dan pengalaman karyawan.
Pada bagian akhir, pembaca diajak memahami tata kelola SDM di era AI, termasuk etika penggunaan AI, perlindungan data, bias algoritmik, human oversight, dan literasi AI.
Dengan perpaduan konsep dan perspektif praktis, buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi SDM, dan pemimpin organisasi untuk membangun sistem kerja yang adaptif, inklusif, bertanggung jawab, dan tetap manusiawi di tengah percepatan teknologi.




Ulasan
Belum ada ulasan.