Pala bukan sekadar rempah, tetapi juga bagian dari ekologi tropika, keanekaragaman hayati, kehidupan masyarakat, pengetahuan lokal, serta hubungan manusia dengan alam.
Buku ini mengajak pembaca memahami pala secara lebih luas, mulai dari dasar ekologi tropika, biodiversitas, hingga perannya sebagai sumber daya hayati yang bernilai ekologis, ekonomi, sosial, dan budaya. Kebun pala dipandang sebagai agroekosistem tempat tanah, air, iklim, tanaman, organisme, dan manusia saling berinteraksi.
Berbagai praktik yang diperoleh dari wilayah penghasil pala di Indonesia, seperti agroforestri, sistem dusung, pemberdayaan petani, diversifikasi produk, penguatan kelembagaan, dan peningkatan nilai tambah dibahas secara sederhana dan aplikatif. Buku ini juga mengangkat pertanyaan penting tentang bagaimana pala dapat terus memberi manfaat tanpa mengurangi kemampuan lingkungan dan masyarakat untuk bertahan di masa depan.
Pada bagian akhir, disajikan model pengelolaan pala berkelanjutan yang memadukan kesehatan ekosistem, manfaat ekonomi, kemandirian masyarakat, kelembagaan, dan kemampuan adaptasi.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, petani, penyuluh, pemerintah, pemerhati lingkungan, dan pembaca yang tertarik pada pengelolaan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.




Ulasan
Belum ada ulasan.