Secara keseluruhan, buku ini mengajak pembaca melihat agama bukan sekadar sebagai identitas politik, melainkan sebagai sumber nilai etik yang dapat memberi arah, batas, dan tanggung jawab terhadap kekuasaan dalam demokrasi.
Merayu Tuhan Memburu Kekuasaan: Agama, Identitas, dan Legitimasi Politik dalam Demokrasi Indonesia
Rp116.800 Harga aslinya adalah: Rp116.800.Rp87.600Harga saat ini adalah: Rp87.600.
Penulis: Amir Hamzah, S.Sos., Dewi Daima Rosyida, S.Sos; Editor: Lukmanul Hakim
ISBN: proses
Ukuran : UNESCO (15,5 x 23 cm)
Halaman : x, 142 hal
Tahun Terbit : 2026
Kategori: Agama, Politik, Segera Terbit
Merayu Tuhan, Memburu Kekuasaan: Agama, Identitas, dan Legitimasi Politik dalam Demokrasi Indonesia merupakan pembacaan kritis mengenai hubungan agama, politik, identitas, dan kekuasaan dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Buku ini berangkat dari kenyataan bahwa agama tidak pernah sepenuhnya terpisah dari ruang publik, sementara politik tidak selalu terbebas dari simbol, nilai, otoritas, dan identitas keagamaan.
Pembahasan diawali dengan perdebatan mengenai sekularisme, integralisme, dan post-sekularisme sebagai kerangka memahami posisi agama dalam ruang publik. Selanjutnya, buku menguraikan agama sebagai identitas politik, politik identitas di era digital, etika politik lintas tradisi agama, serta persoalan toleransi, pluralisme, kerukunan, dan tata kelola kolaboratif. Relasi identitas keagamaan dengan partai politik juga dikaji sebagai arena representasi, legitimasi, hegemoni, dan negosiasi kekuasaan.
Pada bagian berikutnya, buku membahas risywah dan politik uang sebagai persoalan etika dan hukum, termasuk perbedaan penalaran keagamaan dalam memandang praktik tersebut. Pembahasan kemudian bergerak pada penggunaan simbol dan ritual agama dalam kontestasi politik serta batas antara ekspresi keyakinan dan instrumentalisasi agama. Pada tingkat lokal, relasi agama, adat, dan kekuasaan simbolik memperlihatkan bagaimana legitimasi formal dan sosial bernegosiasi dalam kehidupan masyarakat.
Secara keseluruhan, buku ini mengajak pembaca melihat agama bukan sekadar sebagai identitas politik, melainkan sebagai sumber nilai etik yang dapat memberi arah, batas, dan tanggung jawab terhadap kekuasaan dalam demokrasi.
Secara keseluruhan, buku ini mengajak pembaca melihat agama bukan sekadar sebagai identitas politik, melainkan sebagai sumber nilai etik yang dapat memberi arah, batas, dan tanggung jawab terhadap kekuasaan dalam demokrasi.
| Berat | 350 gram |
|---|---|
| Dimensi | 15 × 21 × 1 cm |
Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Merayu Tuhan Memburu Kekuasaan: Agama, Identitas, dan Legitimasi Politik dalam Demokrasi Indonesia” Batalkan balasan
Anda harus login untuk mengirimkan ulasan.
Produk Terkait
Obral!
Segera Terbit
Obral!
Obral!
Obral!
Segera Terbit
Obral!
Segera Terbit
Emas Hijau dari Buah Kelapa dan Limbahnya: Model Ekonomi Sirkular Kelapa untuk Daerah Pesisir
Obral!
Obral!
Novel
Obral!
Dinilai 5 dari 5




Ulasan
Belum ada ulasan.