Industri otomotif berkembang pesat dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Namun, di balik pesonanya, aktivitas otomotif kerap membawa dampak negatif terhadap lingkungan: polusi udara, kebisingan, dan limbah beracun. Buku “Konsep Arsitektur Ekologi pada Bangunan Pusat Otomotif” hadir sebagai respons terhadap tantangan tersebut, menawarkan pendekatan perancangan yang mengedepankan keberlanjutan dan harmoni dengan alam.
Buku ini membuka pembahasan dengan menyoroti krisis ekologis yang muncul akibat kegiatan otomotif, lalu memperkenalkan konsep arsitektur ekologis, sebuah pendekatan desain yang berlandaskan prinsip keseimbangan lingkungan, efisiensi energi, dan kenyamanan pengguna. Penulis menguraikan prinsip, unsur, dan pedoman perancangan arsitektur ekologi secara sistematis, sebelum mengajak pembaca memahami karakteristik bangunan pusat otomotif dan potensi penerapan konsep ekologis di dalamnya.
Melalui tinjauan implementasi arsitektur ekologis dari berbagai negara, buku ini memberikan wawasan praktis tentang bagaimana konsep arsitektur ekologi dapat diterapkan secara nyata dan adaptif sesuai konteks. Di bab-bab akhir, pembaca diajak menyusun desain dan perencanaan teknis bangunan pusat otomotif yang tidak hanya fungsional, tetapi juga ramah lingkungan.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, praktisi arsitektur, perencana kota, hingga pembuat kebijakan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dalam dunia otomotif.




Ulasan
Belum ada ulasan.