Sehat Paripurna: Perspektif Al-Qur’an Fisik, Emosi, Spiritual, Sosial, Ekonomi menawarkan cara pandang yang lebih utuh terhadap makna kesehatan. Berangkat dari kenyataan bahwa manusia tidak hanya terdiri atas tubuh, tetapi juga jiwa, hubungan sosial, spiritualitas, dan kondisi ekonomi, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kesehatan sejati merupakan harmoni dari seluruh dimensi kehidupan. Melalui perspektif Al-Qur’an, kesehatan tidak sekadar dimaknai sebagai terbebas dari penyakit, tetapi sebagai keadaan seimbang yang memungkinkan manusia menjalankan amanah kehidupan secara optimal.
Pembahasan diawali dengan reorientasi konsep sehat berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an serta penelusuran berbagai istilah dan isyarat kesehatan yang tersebar dalam ayat-ayat suci. Selanjutnya, buku ini mengulas pelajaran berharga dari sejarah peradaban dalam menghadapi berbagai wabah sebagai refleksi atas pentingnya kesiapsiagaan, ketangguhan, dan kebijaksanaan dalam menghadapi krisis.
Sebagai panduan praktis, buku ini menawarkan langkah-langkah nyata berbasis Al-Qur’an untuk membangun kesehatan secara menyeluruh. Pembaca diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai amanah dari Allah, mengelola emosi dan stres agar tetap tenang dalam menghadapi ujian kehidupan, memperkuat hubungan spiritual melalui ibadah dan tawakal, membangun kehidupan sosial yang penuh kepedulian dan solidaritas, serta menciptakan ketahanan ekonomi sebagai bagian dari ikhtiar menjaga keberlangsungan hidup.
Ditulis dengan pendekatan yang memadukan kajian Al-Qur’an, refleksi historis, dan relevansi terhadap tantangan kehidupan modern, buku ini menjadi bacaan yang bermanfaat bagi akademisi, praktisi, pendidik, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum. Pada akhirnya, Sehat Paripurna mengajak pembaca menyadari bahwa kesehatan adalah anugerah yang harus dirawat secara menyeluruh dari segi fisik, emosi, spiritual, sosial, dan ekonomi, agar manusia mampu menjalani kehidupan yang lebih bermakna, tangguh, dan penuh keberkahan.





Ulasan
Belum ada ulasan.