Bencana bisa datang kapan saja, nggak peduli kamu lagi rebahan, scrolling TikTok, atau nongkrong sama temen. Masalahnya, banyak orang masih nganggep remeh. Padahal, literasi kebencanaan itu bukan sekadar bacaan, tapi urusan nyawa!
Buku Literasi Kebencanaan: Bukan Hanya Bacaan Tapi Soal Nyawa Lo! hadir dengan gaya santai, jenaka, dan relatable buat Gen Z dan milenial. Lewat cerita nyata dari gempa, tsunami, banjir, longsor, sampai kebakaran, kamu diajak untuk ngerti bahwa siaga itu bukan norak justru keren banget.
Isinya bukan teori ribet, tapi tips praktis: dari cara baca tanda-tanda alam, teknik Drop, Cover, Hold, survival kit ala anak kos, sampai trik pakai Google Maps buat evakuasi banjir. Nggak ketinggalan, ada bahasan tentang kesehatan mental, bahaya hoax, dan gimana media sosial bisa jadi penyelamat atau malah jebakan.
Dengan bahasa yang easy-going, buku ini ngajak kamu buat mikir: mau jadi penonton bencana, atau jadi bagian dari solusi? Kalau kamu peduli sama diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, buku ini wajib banget jadi bekal. Karena ingat, literasi kebencanaan bukan buat gaya-gayaan, tapi buat bertahan hidup.




Ulasan
Belum ada ulasan.