Buku Perhutanan Sosial menyajikan kajian komprehensif mengenai peran dan dinamika masyarakat dalam pengelolaan hutan di Indonesia, sebagai bagian dari upaya menciptakan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan. Buku ini membedah secara sistematis konsep, kebijakan, paradigma, hingga praktik perhutanan sosial baik di wilayah Perhutani maupun di luar Perhutani.
Dimulai dari penjelasan tentang arti dan sejarah kebijakan perhutanan sosial, pembaca diajak memahami teori akses sumber daya hutan serta kumpulan hak masyarakat dalam mengelola hutan secara legal dan berkelanjutan. Selanjutnya, buku ini membahas periodesasi kebijakan di wilayah Perhutani, termasuk program PHBM, IPHPS, Kulin-KK, hingga KHDPK.
Di luar wilayah Perhutani, penulis mengulas lima skema perhutanan sosial utama: Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Desa (HD), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat (HA), dan Kemitraan Kehutanan. Kelima skema ini dianalisis dalam konteks desentralisasi dan perubahan paradigma pengelolaan hutan, dari eksploitasi kayu menuju pengelolaan ekosistem yang inklusif dan berbasis masyarakat.
Buku ini juga menyoroti peran perhutanan sosial dalam peningkatan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta faktor-faktor kunci keberhasilan implementasinya. Disertai studi kasus dan hasil riset lapangan, termasuk aspek kelembagaan, gender, dan partisipasi masyarakat, Perhutanan Sosial menjadi referensi penting bagi akademisi, pengambil kebijakan, aktivis lingkungan, dan praktisi kehutanan yang peduli pada masa depan hutan dan masyarakat Indonesia.




Ulasan
Belum ada ulasan.