Anak-anak masa kini tumbuh di tengah arus video pendek yang hadir hampir tanpa batas. Dalam hitungan detik, mereka dapat berpindah dari satu tontonan ke tontonan lain, memperoleh hiburan secara instan, dan menerima berbagai rangsangan yang terus-menerus menarik perhatian. Di balik kemudahan tersebut, muncul tantangan baru yang semakin sering dirasakan oleh orang tua dan guru: anak menjadi lebih sulit menunggu, mudah bosan, kurang fokus, serta kesulitan dalam pengendalian diri ketika keinginannya tidak segera terpenuhi.
Lalu, bagaimana cara membantu anak membangun pengendalian diri di tengah realitas digital yang tidak mungkin dihindari?
Buku ini mengajak pembaca memahami pengendalian diri anak secara sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan Creative-Experiential Learning, penulis menunjukkan bahwa kemampuan mengendalikan diri tidak dibentuk melalui nasihat dan aturan semata, tetapi tumbuh melalui pengalaman yang bermakna, permainan yang menyenangkan, eksplorasi, kreativitas, refleksi, dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Disusun dengan bahasa yang ringan dan praktis, buku ini tidak hanya membahas fenomena short video dan dampaknya terhadap perkembangan anak, tetapi juga menghadirkan berbagai contoh aktivitas yang dapat diterapkan di rumah maupun di sekolah. Guru dan orang tua akan menemukan cara-cara sederhana untuk mendampingi anak belajar menunggu, fokus, bekerja sama, bertanggung jawab, serta mengelola emosi secara bertahap.
Buku ini hadir sebagai sahabat bagi para pendidik dan orang tua yang ingin membantu anak bertumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu mengendalikan dirinya di tengah dunia yang bergerak semakin cepat.





Ulasan
Belum ada ulasan.