Kesenjangan Digital dalam Pendidikan (Perspektif Manajerial dan Manajemen Perubahan) mengkaji digitalisasi pendidikan bukan semata sebagai persoalan teknologi, melainkan sebagai tantangan sistemik yang berkaitan erat dengan kepemimpinan, kapasitas organisasi, dan proses perubahan dalam lembaga pendidikan. Di tengah optimisme transformasi digital yang menjanjikan pemerataan akses dan peningkatan mutu pembelajaran, buku ini menunjukkan bahwa digitalisasi justru kerap melahirkan bentuk-bentuk kesenjangan baru—baik dalam akses, penggunaan, maupun hasil pembelajaran.
Berangkat dari kerangka three-level digital divide, buku ini memetakan kesenjangan digital pendidikan secara komprehensif dan menempatkannya dalam konteks sistem pendidikan Indonesia. Pembahasan mencakup faktor struktural, institusional, dan sosial yang memengaruhi pemanfaatan teknologi di sekolah dan lembaga pendidikan, termasuk peran kebijakan nasional, lingkungan rumah, serta budaya organisasi pendidikan.
Dengan mengintegrasikan teori manajemen perubahan, buku ini menawarkan perspektif manajerial yang menekankan pentingnya kepemimpinan pendidikan, pengelolaan kapasitas institusi, dan pembelajaran organisasi dalam menjembatani kesenjangan digital. Fokus pembahasan bergeser dari solusi teknis dan penyediaan perangkat menuju pemahaman tentang bagaimana keputusan manajerial, strategi implementasi, dan dinamika perubahan memengaruhi keberlanjutan serta keadilan digitalisasi pendidikan.
Melalui analisis konseptual dan refleksi atas praktik di lapangan, buku ini tidak menghadirkan resep instan, melainkan kerangka berpikir kritis untuk memahami dan mengelola kesenjangan digital secara berkelanjutan. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan pengelola pendidikan yang ingin melihat digitalisasi pendidikan sebagai proses sosial dan manajerial yang kompleks, serta berkomitmen pada pencapaian pendidikan yang lebih adil, inklusif, dan bermakna.




Ulasan
Belum ada ulasan.