Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan sumber daya mineral yang melimpah, namun ironisnya masih menghadapi berbagai persoalan ketimpangan sosial, konflik lingkungan, dan kelemahan tata kelola di sektor pertambangan. Buku ini berangkat dari paradoks tersebut dengan mengkaji secara mendalam hubungan antara kekayaan sumber daya dan kualitas tata kelola yang menentukan distribusi manfaatnya.
Melalui pendekatan yang komprehensif, buku ini memperkenalkan konsep Good Mining Governance (GMG) berbasis Majority Rule Minority Protection (MRMP) sebagai model inovatif dalam tata kelola pertambangan. GMG tidak hanya menekankan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi, tetapi juga mengintegrasikan dimensi keadilan melalui perlindungan terhadap pemegang saham minoritas dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, buku ini menawarkan perspektif baru yang menjembatani kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam satu kerangka tata kelola yang berkelanjutan.
Pembahasan dalam buku ini disusun secara sistematis, mulai dari analisis resource curse, konflik kepentingan dalam struktur kepemilikan perusahaan, evolusi konsep corporate governance, hingga pengembangan model indeks GMG yang aplikatif. Selain itu, buku ini juga mengkaji hubungan antara tata kelola dan kinerja perusahaan, termasuk return saham, perlindungan investor, stabilitas jangka panjang, serta peran tata kelola sebagai sinyal pasar. Pada bagian akhir, buku ini menawarkan strategi implementasi dan reformasi regulasi yang diperlukan untuk mewujudkan tata kelola pertambangan yang berkeadilan di Indonesia.
Dengan memadukan pendekatan teoritis dan pengalaman praktis di sektor pertambangan, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik yang kuat sekaligus panduan praktis bagi akademisi, peneliti, regulator, investor, dan pelaku industri. Lebih dari itu, buku ini mengajak pembaca untuk melihat bahwa masa depan sektor pertambangan tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya, tetapi oleh kualitas tata kelola yang mampu mengubah potensi menjadi kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.




Ulasan
Belum ada ulasan.