Menjadi muslimah di tengah dunia yang terus bergerak menghadirkan banyak peran sekaligus. Di satu sisi ada panggilan untuk menjadi istri, ibu, dan pendidik utama dalam keluarga. Di sisi lain, ada kesempatan untuk berkarier, berkarya, dan berkontribusi di ruang publik. Di antara keduanya, muncul satu pertanyaan penting bisakah seorang muslimah menjalani berbagai peran tanpa kehilangan dirinya, keluarganya, maupun nilai-nilai agamanya?
Muslimah Multiperan: Titik Temu Antara Karir, Keluarga, dan Agama hadir untuk mengajak pembaca menelusuri persoalan tersebut secara lebih utuh. Pembahasan dimulai dari perjalanan perempuan dalam sejarah hingga perubahan posisi dan perannya setelah Islam hadir membawa nilai kemuliaan dan penghargaan terhadap perempuan.
Buku ini kemudian membahas anatomi peran perempuan sebagai istri, ibu, dan pendidik utama, sekaligus kiprahnya di ruang publik. Dinamika tuntutan kesetaraan dan perkembangan pemikiran modern turut dikaji untuk memahami berbagai tantangan yang dihadapi muslimah masa kini. Lebih jauh, buku ini menghadirkan perspektif teks-teks suci dalam membicarakan peran perempuan secara proporsional.
Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca menemukan harmoni multiperan sebuah titik temu antara keberdayaan, keluarga, dan ketaatan. Bukan tentang memilih antara karier atau keluarga, melainkan tentang menemukan cara menjalani setiap peran dengan kesadaran, keseimbangan, dan nilai-nilai Islam.
Buku ini menjadi teman refleksi bagi muslimah yang sedang berjuang menemukan makna sukses tanpa harus kehilangan akar spiritual dan keluarganya.




Ulasan
Belum ada ulasan.