Komunikasi Dakwah Mohammad Natsir: Gaya Retorika, Strategi Pesan, dan Relevansinya di Era Digital mengkaji secara mendalam pemikiran dan praktik dakwah Mohammad Natsir sebagai ulama, negarawan, dan pemikir Islam yang memiliki pengaruh besar dalam sejarah Indonesia. Buku ini menempatkan dakwah tidak hanya sebagai aktivitas keagamaan, tetapi juga sebagai proses komunikasi strategis yang berperan penting dalam membangun kesadaran umat, kehidupan berbangsa, dan tatanan sosial yang beradab.
Pembahasan diawali dengan konteks sosial dan politik Indonesia yang melatarbelakangi lahirnya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), dilanjutkan dengan biografi Mohammad Natsir serta manhaj dakwah yang beliau kembangkan melalui berbagai peran, baik di Masyumi, DDII, maupun organisasi keislaman lainnya. Buku ini kemudian menguraikan teori komunikasi dakwah sebagai kerangka analisis untuk memahami gaya retorika, etika pendakwah, serta karakter dakwah Mohammad Natsir yang santun, rasional, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Fokus utama buku ini terletak pada analisis gaya retorika dan strategi pesan dakwah Mohammad Natsir, termasuk prinsip penyampaian pesan, substansi dakwah, serta kemampuan beliau dalam mengontekstualisasikan pesan Islam dengan realitas sosial dan politik Indonesia. Kajian ini diperkaya dengan perspektif Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan ditarik relevansinya dengan tantangan dakwah di era digital, di mana perubahan media, audiens, dan pola komunikasi menuntut pendekatan yang adaptif namun tetap beretika.
Melalui integrasi pemikiran Mohammad Natsir dengan tantangan dakwah masa kini, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, mahasiswa, dai, dan praktisi dakwah dalam merancang strategi komunikasi dakwah yang efektif, berakhlak, dan relevan di tengah dinamika masyarakat digital.




Ulasan
Belum ada ulasan.